Nov 04, 2026
Entertainment

Manifest Film Romania Garap Film Keibuan Gelap 'Vagina Dentata' Nataša Urban

OSLO — Sinema Nordik kembali menunjukkan daya tariknya di panggung dunia. Nataša Urban, sineas Norwegia yang namanya melambung lewat dokudrama "The Eclipse

Manifest Film Romania Garap Film Keibuan Gelap 'Vagina Dentata' Nataša Urban

OSLO — Sinema Nordik kembali menunjukkan daya tariknya di panggung dunia. Nataša Urban, sineas Norwegia yang namanya melambung lewat dokudrama "The Eclipse", kini bersiap meluncurkan proyek terbarunya berjudul "Vagina Dentata" — sebuah eksplorasi sinematik yang membedah sisi gelar keibuan dan depresi pascamelahirkan. Kabar itu semakin menghangat setelah rumah produksi Manifest Film asal Romania resmi bergabung sebagai mitra koproduksi.

Keterlibatan Manifest Film diumumkan menjelang penyelenggaraan Nordic Co-Production Market di Haugesund, Norwegia, pekan ini. Di forum bergengsi tersebut, "Vagina Dentata" akan dipitching di depan para produser, distributor, dan pendana potensial dari seluruh Eropa. Bagian industri festival film Haugesund ini telah lama menjadi pintu gerbang bagi film-film Nordik menuju pasar internasional.

Dari Gemuruh CPH:DOX Menuju Babak Baru

Nama Nataša Urban bukan nama sembarang dalam lanskap dokumenter Eropa. Filmnya, "The Eclipse", menyabet penghargaan tertinggi di CPH:DOX 2022 — salah satu festival film dokumenter terbesar di dunia yang digelar setiap tahun di Copenhagen, Denmark. Kemenangan itu menempatkan Urban sebagai salah satu suara paling menjanjikan dalam gelombang baru pembuat film Nordik yang berani melanggar batas genre.

Apabila "The Eclipse" menggugat tatanan melalui bahasa dokumenter, "Vagina Dentata" diyakini akan melangkah lebih jauh lagi. Proyek ini digambarkan sebagai karya yang membengkokkan batas genre — bergerak di antara horor, drama psikologis, dan meditasi personal tentang pengalaman menjadi ibu. Judulnya sendiri merujuk pada mitos kuno tentang gigi di dalam rahim, simbol yang selama berabad-abad dipakai untuk menggambarkan ketakutan kolektif atas tubuh dan kesuburan perempuan.

Kolaborasi Trans-Eropa yang Strategis

Keputusan menggandeng Manifest Film mencerminkan tren baru dalam industri film Eropa: koproduksi lintas negara sebagai jalan bertahan di tengah anggaran produksi yang semakin ketat. Romania, dalam beberapa tahun terakhir, justru muncul sebagai surga produksi bagi sineas Eropa — dikenal lewat tradisi sinematik kuat, tenaga kreatif berbakat, dan insentif fiskal yang kompetitif.

Bagi Urban dan tim produksinya di Norwegia, mitra Romania membawa lebih dari sekadar dana. Ada pertukaran estetika, akses ke lokasi syuting yang kaya tekstur, serta jejaring distribusi yang lebih luas menuju Eropa Tengah dan Timur. Model seperti ini telah terbukti berhasil pada sejumlah judul arus utama Eropa yang lahir dari kolaborasi serupa.

  • Film: "Vagina Dentata", karya penyutradaraan Nataša Urban
  • Mitra koproduksi: Manifest Film, Romania
  • Tema: Keibuan, depresi pascamelahirkan, tubuh perempuan
  • Genre: Perpaduan horor, drama, dan dokumenter personal
  • Panggung pitching: Nordic Co-Production Market, Haugesund

Sinema yang Berbicara tentang Yang Tak Pernyah Diucapkan

Di balik aura genrenya yang kelam, "Vagina Dentata" sesungguhnya menyuarakan persoalan yang nyata dan kerap ditabukan: depresi pascamelahirkan. Organisasi kesehatan dunia memperkirakan sekitar satu dari tujuh ibu baru mengalami gangguan mental pasca persalinan, namun bicara soal ini masih dianggap memalukan di banyak budaya — termasuk di masyarakat Nordik yang kerap diidentikkan dengan kesejahteraan sempurna.

"Vagina Dentata hadir sebagai ruang bagi pengalaman yang selama ini disembunyikan di balik senyum ibu sempurna — kegelisahan, ketakutan, dan kehancuran yang menyertai kelahiran sebuah kehidupan," demikian deskripsi proyek yang dikutip dari materi pitching tim produksi.

Justru karena tabunya, cerita ini mendesak untuk diceritakan. Para kurator festival Eropa belakangan gencat memberi panggung bagi film-film yang menautkan horor dengan trauma keibuan — dari "Hereditary" hingga gelombang film genre Asia Tenggara yang sukses secara internasional. "Vagina Dentata" siap masuk ke jalur yang sama, kali ini dengan sudut pandang perempuan Eropa Utara yang jarang terdengar.

Haugesund Menjadi Ujian Pertama di Pasar

Pitching di Nordic Co-Production Market bukan sekadar seremonial. Forum ini adalah arena tempat nasib pendanaan sebuah film kerap ditentukan. Jika respons pasar positif, "Vagina Dentata" berpeluang mengunci jadwal produksi dalam waktu dekat dan menargetkan siklus festival besar — A-list — pada tahun-tahun mendatang.

Bagi penonton Indonesia yang menyaksikan boom film horor keibuan seperti "Impetigore" dan gelombang horror domestik yang mendunia, kehadiran karya semacam ini menegaskan satu hal: horor telah menjadi bahasa universal untuk bicara tentang ketidakadilan dan luka yang tidak terlihat.

Sementara itu, dunia menunggu apakah mitos purba tentang rahim yang bergigi akan menemukan wajah barunya di layar lebar — dan apakah Nataša Urban akan mengulang kejayaan CPH:DOX-nya lewat genre yang sama sekali berbeda.

[SOCIAL_TWEET]: Sutradara Norwegia Nataša Urban, pemenang CPH:DOX 2022, kembali dengan film "Vagina Dentata". Manifest Film Romania resmi jadi mitra koproduksi! #Film #Sinema #Haugesund[SOCIAL_TG]: FILM HOROR KEIBUAN TERBARU | "Vagina Dentata" karya Nataša Urban (pemenang CPH:DOX 2022) resmi digarap bersama Manifest Film Romania. Tema: keibuan, depresi pascamelahirkan, dan mitos kuno tubuh perempuan. Pitching perdana di Nordic Co-Production Market, Haugesund. Baca selengkapnya di Rakyat Massa International.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Wow Wow 0
Sad Sad 0
Angry Angry 0
PENULIS tania-sari

Reporter Hukum. Meliput Mahkamah Konstitusi, judicial review, dan dinamika legislasi.

Comments (0)

User

Recommended Posts

Popular Tags

Voting Poll