NASHVILLE, TENNESSEE — Ikon musik country Amerika Serikat, Dolly Parton, meninggal dunia pada hari Selasa, 25 Agustus 2026, dalam usia 80 tahun. Kabar duka itu disampaikan langsung oleh keluarga melalui pernyataan resmi yang dirilis dari Nashville, Tennessee, dan dalam hitungan menit langsung menjadi sorotan utama media dunia.
Pencipta lagu legendaris yang dikenal lewat karya abadi seperti Jolene, I Will Always Love You, dan 9 to 5 itu dilaporkan wafat setelah sempat berjuang melawan kanker dalam jangka waktu singkat. Tim Parton mengonfirmasi bahwa sang penyanyi menjalani masa perawatan intensif sebelum akhirnya tutup usia, hanya empat hari setelah dirawat di rumah sakit sejak 21 Agustus 2026.
Dunia hiburan internasional tenggelam dalam kesedihan. Musisi, aktor, hingga pejabat politik berlomba-lomba menyampaikan belasungkawa. Sebagai bentuk penghormatan terakhir, bendera di berbagai penjuru Amerika Serikat dikibarkan setengah tiang.
Sosok yang Lahir dari Kemiskinan Pedesaan
Dolly Rebecca Parton lahir pada 19 Januari 1946 di wilayah pedesaan Sevier County, Tennessee, sebagai anak keempat dari dua belas bersaudara. Ia tumbuh dalam kemiskinan di kaki Pegunungan Great Smoky, namun bakat bermusiknya menyala sejak usia dini. Dari pondok kayu sederhana itulah lahir salah satu karier paling gemilang dalam sejarah musik Amerika.
"Saya masih punya begitu banyak hal yang ingin saya capai," ujar Dolly Parton hanya empat hari sebelum wafat, sebagaimana dikutip timnya.
Kalimat tersebut kini menjadi warisan semangat bagi jutaan penggemar yang tumbuh bersama suara dan lagu-lagunya selama lebih dari enam dekade.
Kronologi Perjalanan Hidup dan Momen Terakhir
Berikut rangkaian titik penting perjalanan hidup Dolly Parton hingga hari kematiannya:
- 1946 — Dolly Parton lahir di Sevier County, Tennessee, dan mulai bernyanyi di gereja lokal sejak masa kanak-kanak.
- Akhir 1960-an — Karier profesionalnya melejit; ia merilis album debut dan memulai kolaborasi ikonik di industri musik country.
- 1970–1980-an — Lagu seperti Jolene dan I Will Always Love You menjadikannya bintang global, disusul kesuksesan layar lewat film 9 to 5.
- September 2025 — Parton menunda serangkaian pertunjukan residinya di Las Vegas karena alasan kesehatan, memicu keprihatinan publik.
- 21 Agustus 2026 — Ia dirawat di rumah sakit, empat hari sebelum wafat.
- 25 Agustus 2026 — Keluarga mengumumkan kematiannya di usia 80 tahun; dunia berduka dan bendera AS dikibarkan setengah tiang.
Rekam Jejak yang Hampir Tak Tertandingi
Sepanjang enam dekade berkarier, Dolly Parton membukukan pencapaian luar biasa yang meneguhkan posisinya sebagai salah satu artis paling berpengaruh sepanjang masa:
- 49 album studio serta lebih dari 100 album kompilasi dan kolaborasi
- 10 penghargaan Grammy
- 13 Academy of Country Music Awards
- 26 singel nomor satu di tangga musik country Amerika
- Ratusan lagu ciptaan sendiri, termasuk I Will Always Love You yang menjadi fenomena dunia lewat Whitney Houston
Di luar panggung, Parton juga dikenal sebagai pengusaha sukses lewat taman hiburan Dollywood, serta filantropis ulung. Program literasinya, Imagination Library, telah menyumbangkan ratusan juta buku kepada anak-anak di berbagai negara.
Duka dan Penghormatan dari Seluruh Dunia
Media internasional seperti CNN, The New York Times, hingga The Guardian memberitakan kepergiannya secara luas. Para pemusik lintas generasi menyebut kematiannya sebagai kehilangan besar bagi dunia musik, sementara penggemar membanjiri media sosial dengan kenangan dan potongan lirik lagunya.
Hingga berita ini diturunkan, keluarga belum menyatakan rencana upacara perpisahan yang akan digelar untuk publik. Yang pasti, nama Dolly Parton akan terus hidup dalam nada-nada country yang ia angkat menjadi bahasa universal dunia.
[SOCIAL_TWEET]: Perpisahan dengan sebuah legenda. Dolly Parton, ikon musik country AS, meninggal dunia di usia 80 tahun. #DollyParton #CountryMusic[SOCIAL_TG]: 🎸 BREAKING — Ikon musik country Dolly Parton meninggal dunia di usia 80 tahun. Kronologi lengkap, rekam jejak 10 Grammy, dan reaksi dunia dalam laporan kami.
Comments (0)